Hasil Pengumuman Ujian Nasional (UN) SMP Tahun 2011

Pengumuman Ujian Nasional SMP 2011, di Seluruh Indonesia

Pengumuman Ujian Nasional (UN) 2011 tingkat SMP dilakukan serentak, Sabtu (4/6) .  Tahun 2011 ini provinsi Bali berhasil meraih nilai ujian nasional (UN) tertinggi tingkat SMP/MTs se Indonesia. Posisi kedua diduduki Sumatera Utara dengan nilai rata UN 8,04 dan ketiga adalah Jawa Timur dengan nilai rata-rata 7,86. Sementara dengan nilai rata-rata 6,71, Provinsi Kalimantan Barat menempati posisi sebagai daerah dengan nilai rata-rata UN terendah.  Provinsi Jawa Tengah sebagai Provinsi dengan jumlah siswa tidak lulus UN terbanyak. Rata-rata nasional nilai kelulusan UN SMP/MTs adalah 7,56. Tahun ini, dari 3.714.216 siswa SMP/MTs yang mendaftar ujian nasional (UN), hanya 3.660.803 siswa yang mengikuti UN dan sebanyak 3.640.569 atau 99,45 persen yang dinyatakan lulus. Sementara itu, 20.234 siswa SMP/MTS atau 0,55 persen siswa lainnya dinyatakan tidak lulus.

Mekanisme pengumuman secara teknis diserahkan kepada masing-masing sekolah. Pengumuman akan dilakukan serentak pukul 14.00 WIB. Di Jakarta, pengumuman kelulusan juga dapat dilihat melalui internet dengan cara membuka situs: http://psb-smpdki.org dan melalui SMS dengan cara mengetik: mpsb(spasi)nomor ujian(spasi)unas, dikirim ke 3977. Di Jawa barat orang tua bisa datang ke sekolah atau menunggu kiriman surat lewat pos. Surat hasil ujian akan dikirim ke rumah setiap siswa.

Beberapa daerah tampak menurun angka hasil kelulusannya. Penyebab menurunnya jumlah lulusan ujian utama tahun ini terkait naiknya angka minimum kelulusan dari 5,25 menjadi 5,50, makin ketatnya pengawasan ujian, dan kesiapan psikologis siswa menghadapi ujian. Juga karena nanti ada ujian ulangan, tahun lalu tidak ada.

Bagi siswa yang tidak lulus ujian nasional masih diberikan kesempatan untuk mengikuti ujian nasional yang akan digelar tanggal 17-20 Mei 2010 ini. Ujian ulang ini, diberikan kesempatan kepada siswa untuk mengulang seluruh mata pelajaran atau hanya mata pelajaran yang anjlok. Sistemnya sama seperti SMA, mata pelajaran mana yang mau diulang oleh siswa,”

Peserta didik agar tidak melampiaskan kegembiraannya dengan corat-coret baju seragam, arak-arakan atau konvoi dan kegiatan lain yang mengganggu kepentingan umum. Hal tersebut dapat dikoordinasikan dengan pihak aparat keamanan setempat, orang tua atau wali siswa dan pihak terkait untuk mengantisipasi kegiatan yang tidak diinginkan itu. Guru dan orang tua dapat mengarahkan kepada siswa pada kegiatan positif lainnya untuk merayakan kelulusan, diantaranya dengan menyumbangkan baju atau pakaian seragam pantas pakai kepada yatim piatu, saudara, teman atau mereka yang membutuhkan.

Jawa Barat

Tingkat kelulusan ujian nasional siswa SMP sederajat di Jawa Barat pada tahun 2011 menurun. Dari 636.511 peserta ujian, kelulusannya sebesar 97,59 persen dan 15 ribu siswa diantaranya belum lulus. Pada 2009 mencapai lebih dari 98 persen.

Kelulusan ujian di kota Bandung yang diikuti 36 ribu siswa mencapai 98 persen. Dalam persentase, di Jawa Barat ada 6 daerah yang tingkat kelulusannya tinggi. Daerah itu adalah Kota Bogor (99,26), Kota Banjar (99,25), Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka masing-masing (99,21), Kabupaten Sumedang (99,18), dan Kabupaten Tasikmalaya (99,12).

Kelulusan terendah terdapat di Kabupaten Karawang (92,23). Siswa yang belum lulus saat ini, masih punya kesempatan mengikuti ujian nasional ulangan pada Juni mendatang.

DKI Jakarta

Angka kelulusan siswa SMP/MTs di DKI tahun ini mengalami kenaikan. Bila pada tahun 2010 angka kelulusan siswa SMP/MTs hanya 99,81 persen, tahun ini persentase kelulusan siswa meningkat jadi 99,99 persen dari jumlah peserta UN sebanyak 134.061. Angka kelulusan tahun ini 99,995 persen. Dari 134.061 siswa yang mengikuti UN, sebanyak 134.054 siswa dinyatakan lulus,

Jawa Tengah

Jumlah peserta UN di Jateng mencapai 505.574 siswa meliputi siswa SMP, MTs dan SMPLB . Dari jumlah itu , sebanyak 4.823 siswa atau 0,954 persen dinyatakan tidak lulus . Sebanyak 500.751 siswa dinyatakan lulus ,sehingga tingkat kelulusan jenjang SMP sederajat di Jateng tahun ini mencapai 99,046 persen . Dari jumlah peserta UN , Jateng termasuk tiga besar Nasional karena pesertanya cukup banyak.

Jateng masih dinyatakan sebagai provinsi dengan jumlah siswa tidak lulus UN terbanyak. Hal ini karena jumlah siswa yang mengikuti UN di provinsi ini terbilang cukup banyak . Tingkat kelulusan SMP Jateng tahun ini memang berada di bawah rata-rata nasional.

SMP 2 Semarang berhasil meraih predikat pertama sebagai sekolah yang nilai Ujian Nasional (UN)nya paling tinggi di Kota Semarang, yakni dengan kumulatif nilai 36,60 atau rata-rata 9,15. Tercatat SMP yang menduduki peringkat sepuluh besar dengan nilai UN tertinggi diantaranya, SMP 2, SMP 9, SMP Domenico Savio, SMP Perdana, SMP 1. Kemudian, SMP 21, SMP Karangturi, SMP 3, SMP Semesta, dan SMP Islam Nurul Huda.

NTT

Sebanyak 28.884 siswa di 863 sekolah menengah pertama (SMP) dan madrasah tsanawiyah (MTs) di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak lulus ujian nasional (UN). Dari jumlah siswa yang mengikuti ujian nasional tahun 2010 sebanyak 72.450 siswa, sebanyak 28.884 dinyatakan tidak lulus ujian dan harus mengikuti ujian ulang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 43.566 atau 60,13 persen siswa lulus ujian nasional. Walaupun persentasenya lebih baik dari ujian nasional SMA, namun persentase kelulusan SMP ini mengalami penurunan sebesar 10,12 persen dibandingkan tahun 2009 lalu yang mencapai 70,25 persen

Daftar Rangking Propinsi Kelulusan UN SMP Tertinggi di Indonesia

  1. Provinsi Bali dengan nilai rata UN 8,11.
  2. Sumatera Utara dengan nilai rata UN 8,04
  3. Jawa Timur dengan nilai rata-rata UN 7,86

Daftar Rangking Propinsi  Tidak Lulus UN SMP Tertinggi di Indonesia

  1. Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar)  persentase tidak lulus UN tertinggi. Tercatat 6,15 persen atau sama dengan 3.722 siswa yang tidak lulus UN 2011 dari 60.518 siswa yang ikut UN. Setelah Kalbar
  2. Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang mencapai 3,32 persen atau 657.
  3. Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)  jumlah ketidaklulusan mencapai 2,61 persen atau sama dengan 1.919 siswa
  4. Provinsi Bangka Belitung sebanyak 2,16 persen atau 332 orang
  5. Sumatera Barat sebanyak 1,85 persen atau 1.525 siswa.

Daftar Rangking Propinsi Tidak Lulus UN SMP Terbanyak di Indonesia

  • Jawa Tengah paling besar siswa yang tidak lulus UN, yaitu sebanyak 4.823 orang atau 0,95 persen

Artikel Terkait

 

Artikel Universitaria :

Supported By :

Audi Yudhasmara

KORAN ANAK INDONESIA, Yudhasmara Publisher “PUPUK MINAT BACA ANAK DAN REMAJA INDONESIA SEJAK DINI”. Membaca adalah investasi paling kokoh bagi masa depan perkembangan moral dan intelektual anak. “SELAMATKAN MINAT BACA ANAK INDONESIA”.

Jl Taman Bendungan Asahan 5 Jakarta PusatPhone : (021) 70081995 – 5703646 email : judarwanto@gmail.com http://mediaanakindonesia.wordpress.com/

Copyright 2011. Koran Anak Indonesia  Network  Information Education Network. All rights reserved

Tulisan ini dipublikasikan di Berita Terkini, Pendidikan Sekolah dan tag , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Hasil Pengumuman Ujian Nasional (UN) SMP Tahun 2011

  1. efhiesyah berkata:

    mengapa ujian nasional smpai saat ini msih blum dihpuskan… pdhal sdah bxk sekali bkti bhwa ujian nasional lbih bxk negatifx dr pda positfx
    ujian nasional bsa dijdikan sbgai alt ukur u/ mngthui mtu pndidikan di indoneisa tetpi tdk bs dignkan sbgai alt u/ mntukan kelulusan siswa

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s